Rekomendasi Gaya Cukuran Anak Yang Kece!

“Seorang anak yang membiarkan ayahnya memegang gunting di dekat telinganya adalah bentuk tertinggi dari rasa percaya.”

Ah, kalimat di atas mungkin terdengar seperti pemanis puitis dalam sebuah buku parenting. Namun, izinkan saya jujur sedikit. Sebenarnya alasan utama saya memegang gunting dan menyulap diri menjadi barber-man bagi ketiga jagoan kecil saya adalah soal budget. Hehehe…

Ya, dengan perkalian tiga, usaha menjaga neraca keuangan keluarga agar tetap stabil memaksa saya belajar keterampilan baru ini.

Baca juga:Privacy is Luxury, Tapi Kalau Posting Foto Mesra yang Wajar, Why Not?

Powered by
GliaStudios
Mulanya, di balik urusan rupiah, ada cerita bagaimana DIY Dad ini bermula. Ide memotong sendiri rambut anak-anak bermula dari sebuah kebetulan yang agak traumatis. Anak pertama kami, seorang bos besar yang neurodivergent, memiliki sensitivitas luar biasa terhadap bunyi. 

Baginya, suara mesin cukur (clipper) di salon bukan sekadar bising, melainkan ancaman nyata yang menyerang ketenangan batinnya. Alhasil, pangkas rambut di luar selalu berakhir dengan drama, dan pengerjaannya tidak maksimal karena sang barberman hanya berani menggunakan gunting dan sisir sementara ia terus meronta.

Dampaknya, si anak kedua yang melihat kejadian itu justru ikut-ikutan. Dengan solidaritas persaudaraan yang tinggi, ia menolak mesin cukur dan hanya mau kepalanya disentuh oleh gunting. Rengekan itu akhirnya bermuara pada satu kalimat perintah yang menambah tugas saya: “Papa aja yang potong rambutku!” 

Dan hingga kini, di sinilah saya, mengemban tugas tambahan sebagai tukang potong rambut mereka. Do It Yourself, Dad…

Menimba Ilmu dari Layar Kaca Delon Family
Baca juga:Sedarah Punya Masalah Itu Biasa, Berdamai di Masa Tua Itu Luar Biasa

Begitu mandat “Papa Barber” turun, jujugan pertama saya tentu saja adalah mahaguru segala informasi, yakni media sosial. Proses scrolling saya akhirnya menemukan muaranya pada pasangan selebriti Ryan dan Sharena Delon. Lewat unggahan video mereka, saya melihat bagaimana pasangan ini dengan luwes memangkas sendiri rambut anak-anak mereka.

Baca juga:The Secret of Secrets: Memanggil Kesadaran Non-Lokal Pembaca Setia Dan Brown

Meski dalam video tersebut mereka menggunakan mesin cukur portable, yang mana adalah “musuh besar” anak pertama saya, saya berhasil menyerap esensi teknisnya. 

Saya mulai memahami bahwa fondasi dari potongan rambut yang layak bukan dimulai dari poni, melainkan dari bagian samping kanan, kiri, dan belakang kepala. Simetris atau tidaknya sebuah mahakarya pangkas rambut ditentukan dari fondasi dasar di area tersebut. 

Facebook
Twitter
LinkedIn
Scroll to Top